Merayakan Setitik Harapan

 


    Lolos dari PTN impian merupakan angan-angan yang banyak didambakan oleh kalangan pelajar, begitupun aku. Dahulu aku selalu merasa kesulitan jika ingin memasuki sekolah entah itu SMP maupun SMA yang aku inginkan, dikarenakan nilaiku yang relatif pas-pas an. Waktu pendaftaran SMA tak lelah aku berdoa supaya bisa lolos SMA negeri yang aku inginkan, tiap sepertiga malam aku dibangunkan oleh ibuku untuk sholat dan berdoa berharap dapat masuk SMA yang aku daftar, karena kembali lagi nilaiku relatif pas-pas an. Usaha yang aku lakukan tidak sia-sia, akhirnya aku lolos SMA negeri yang aku daftar.
    Mulai dari situ, sempat terbesit dalam benakku kalau aku harus memperbaiki kesalahan-kesalahan yang dahulu agar aku mudah jika ingin masuk ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Dengan dukungan orang tuaku, kakakku dan saudaraku yang selalu memberikan petuah dan motivasi menambah semangatku untuk terus berusaha. Mulai dari kelas X aku mencoba bertanya kepada kakakku cara agar masuk PTN dengan jalur prestasi atau SNMPTN dan salah satu caranya yaitu rata-rata nilai dari semester 1-5 harus stabil, bahkan kalau bisa harus naik. Dari situ aku berusaha untuk menaikkan rata-rata nilai agar impianku tercapai. Saat kelas XI aku harus menentukan pelajaran yang aku minati untuk memudahkan saat mendaftar perguruan tinggi agar tidak bingung mengenai jurusan. Tak lupa aku berusaha mencapai impianku melalui jalur langit, waktu itu aku rutin melakukan puasa senin dan kamis. Setelah aku rutin menjalani puasa senin dan kamis, aku merasa semua urusanku dimudahkan dan keinginanku banyak yang terwujud. 
    Semester 1-5 telah aku lalui, Alhamdulillah dengan izin Allah nilai rata-rataku selalu naik tiap semesternya. Tibalah pengumuman siswa eligible, aku hanya berdoa agar aku menjadi salah satunya karena dari situ langkah awal menuju pendaftaran PTN jalur prestasi. Daftar siswa eligible telah keluar, dan namaku ada di kertas itu. Senang bukan main saat melihat namaku terdaftar di kertas itu. Mulai dari situ, segala alur untuk mendaftar PTN aku jalani. Tak lupa aku iringi dengan doa berharap aku bisa lolos PTN tanpa ujian. Aku sangat bersyukur orang tuaku dan kakakku yang telah membantu dan mendukungku dalam perjalanan pendaftaran PTN ini. 
    Tibalah saat pendaftaran PTN, aku dibantu oleh kakaku saat mendaftar. karena aku sudah tahu minatku dibagian pelajaran apa, jadi aku tidak kebingungan saat memilih jurusan. Saat menempatkan jurusan pun tidak sembarangan, jurusan yang aku pilih harus di lihat dahulu dari akreditasinya agar tidak salah penempatan. Setelah pendaftaran PTN aku selalu berdoa dan sholat saat waktu sepertiga malam, menyerahkan diri pada Allah dan berharap semoga aku lolos di PTN yang aku impikan. Sembari menunggu pengumuman aku juga sedikit belajar soal-soal UTBK untuk berjaga-jaga jika aku tidak lolos SNMPTN. 
    Tibalah saat pengumuman tiba tanggal 29 Maret 2022 pukul 15.00. Rasa dan pikiranku tak karuan, jantung berdebar begitu cepat. Saat pukul 15.00 aku membuka web pengumuman dengan tangan bergetar tak ada teman atau keluarga di sampingku. Kaget tak karuan laman web tersebut berubah warna menjadi biru yang menandakan aku lolos di PTN impianku yaitu di UNY, rasa senang, haru dan bangga pada diri sendiri yang sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai impian dan kini terlaksana. Dari situ aku berfikir bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika kita selalu berusaha.

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer